PROF Mahsun sering mengelus dada atas ancaman perpecahan di wilayah Indonesia Timur. Dia pun tergerak untuk ikut berusaha menyatukan wilayah sensitif itu dengan keahliannya di bidang bahasa.
Suasana restoran di salah satu sudut apartemen di kawasan Jakarta Timur yang semula sepi mendadak ramai Minggu siang itu (13/1). Canda tawa terdengar di salah satu meja. Itulah meja yang ditempati Prof Dr H Mahsun MS yang sedang mengisi hari libur bersama dengan keluarga besarnya.
“Kebetulan sanak saudara sedang berada di Jakarta,” ujar guru besar ilmu linguistik Universitas Mataram (Unram), NTB, yang sekarang menjabat kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan tersebut. Hari itu memang spesial. Sebab, pada hari-hari biasa keluarga besar Mahsun tinggal di Sumbawa, NTB.
©2025 Prof. Dr. Mahsun, M.S. All Rights Reserved